Sejarah

Deden Wijaya | Rabu, 07 Juni 2017 - 11:28:41 WIB | dibaca: 7062 pembaca

SEJARAH

A.   Periode Permulaan     

Tahun 1911 M. merupakan periode perintisan berdirinya Pondok Pesantren Al Hikmah 1 yang dilakukan oleh
KH. Kholil bin Mahalli sepulangnya dari Tholabul ilmu di beberapa Pesantren dan yang terakhir belajar di Pesantren Mangkang Semarang, beliau melihat kondisi masyarakat yang masih awam akan pengetahuan agama, dengan metode Bil Hikmah Wal Mauidhotil Hasanah (metode bijaksana dan nasehat yang baik) serta keihlasan berda’wah beliau mengadakan pengajian dari rumah ke rumah penduduk, di Surau–surau dan di kediaman beliau sendiri yang sekaligus menjadi pusat kegiatan da’wah dan pondok bagi para Santrinya.

Menyusul kemudian pada tahun 1927 M, dibukalah secara resmi keberadaan pondok pesantren Al Hikmah oleh KH. Suhaimi bin Abdul Ghoni (putra kakak KH. Kholil) yang merupakan alumnus Ma’had al Haram, Makah Saudi Arabia, (yang kemudian menyempatkan Tabarrukan ngaji Al Qur’an kepada KH Munawwir Krapyak Yogyakarta), beliau bahu membahu dengan KH. Kholil berupaya merubah keadaan masyarakat desa Benda dari keterbelakangan menjadi setingkat lebih maju, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, kebudayaan, terutama keagamaan.

Sebagai seorang hafidz (yang hafal sebanyak 30 Juz) Al-Qur’an maka KH. Suhaimi membangun Asrama dengan 9 kamar untuk menampung Santri Hufadl (yang belajar menghafal Al Qur’an). Dari sinilah kemudian kita kenal “PONDOK PESANTREN AL HIKMAH”.

Sebagai tindak lanjut pengembangan Pondok Pesantren Al Hikmah mulai di rintislah sistem pendidikan secara klasikal yaitu dengan mendirikan Madrasah Tamrinussibyan (sekarang Madrasah Ibtidaiyah Tamrinussibyan Al Hikmah) dengan ijin operasional yang dikeluarkan oleh pemerintah Hindia Belanda dengan nomor 123/c tahun 1930.

 

B.   Periode Pertengahan

Dalam masa Revolusi kemerdekaan Pondok Pesantren Al Hikmah  mengalami kegoncangan bahkan kehancuran atau kefakuman. Pada saat itu para santri bersama masyarakat ikut berjuang, melawan dan mengusir penjajah Belanda, membela tanah Air dan dan mempertahankan Negara Proklamasi 17 Agustus 1945, sehingga beberapa pengasuh dan Asatidz ada yang gugur sebagai syahid, dan ada pula yang ditangkap dan diasingkan, mereka yang syahid antara lain : KH. Ghozali, H. Miftah, H. Masyhudi, Amin bin H. Aminah, Syukri, Daad, Wahyu, Siraj dll.

Setelah keadaan menjadi aman para pengasuh dan Kyai terutama KH. Kholil dan KH. Suhaemi membenahi dan membangun kembali pondok dan Madrasah yang hancur.Parasantri mulai kembali ke pondok melanjutkan belajar. Dalam menangani pendidikan tersebut beliau dibantu oleh KH. Ali Asy’ari (menantu KH. Kholil). Ustadz Abdul Jamil, K. Sanusi, KH. Aminudin, KH. Mas’ud dll. Pada tahun 1955, KH. Kholil pulang ke Rahmatullah dan beberapa tahun kemudian (1964) KH. Suhaemipun Wafat.

C.   Periode Pengembangan

Sepeninggal KH. Kholil dan KH. Suhaemi tampillah tunas muda sebagai penerus perjuangan yaitu KH. Shodiq Suhaemi dan KH. M. Masruri Mughni (cucu KH. Kholil). Di bawah asuhan ke dua beliau ini Pondok Pesantren Al Hikmah berkembang pesat, dengan didirikan lembaga lembaga pendidikan seperti MTs I (Th 1964), Madrasah Diniyyah Awaliyyah Dan Wustho (1965). Madrasah Mu’allimin/ Mu’allimat (1978). Madrasah Aliyah I (1967), TK Radhatul Athfal (1978), SMP (1978) MTs II+III (1986), SMA (1987), Perguruan Takhasus Qiroatul Kutub (1988), MTs IV+V (1989), Madrasah Aliyah II (1990), STM (1993) SMEA (1996) Akper (2003) dan Ma’had Salafi (2005).

III.  AKTA YAYASANALHIKMAH 1

Karena satu dan lain hal, serta posisi geografis yang kurang baik, maka pada tahun 2000 dimulai pemberlakuan otonomi keuangan sehingga ada komplek Al Hikmah 1 dan Al Hikmah 2, begitupula dirintis untuk pemisahan manajemen sedikit demi sedikit, yang kemudian berlanjut dengan masa berlakunya akte Notaris Yayasan yang lama telah habis, diperbaharuilah akte tersebut dengan akte sesuai undang undang yayasan, maka pada bulan Agustus 2005 dibuatlah sebuah akte pendirian yayasan dengan nama : YAYASAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL HIKMAH, melalui notaris Nur Sofati, SH yang berkedudukan di Kabupaten Tegal, dan yayasan ini telah didaftarkan pada Departemen Hukum dan HAM RI dengan nomor : c-1386.HT.01.02.TH 2005.

Dalam penyelenggaraan aktivitas di Pondok Pesantren Al Hikmah 1 Kyai/Pengasuh Pondok Pesantren didukung oleh staf Asatidz/tenaga pengajar yang merupakan pembantu dalam mendidik para santri dan mengembangkan agama Islam ditengah-tengah masyarakat pesantren maupun masyarakat luas. Staf Asatidz dilingkungan Al Hikmah 1 pada tahun 2005 berjumlah 162 orang dari berbagai disiplin ilmu, yang merupakan tenaga tenaga profesional dibidangnya masing masing berasal dari berbagai pesantren dan perguruan tinggi didalam dan diluar negeri.

IV.   AKTIFITAS

Pondok Pesantren Al Hikmah 1 menampung para santri-santri dari berbagai daerah, baik dari Jawa maupun luar Jawa. Dalam transformasi ilmu keagamaan, Pondok Pesantren Al Hikmah 1 menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti :

-         Pengajian weton/Sorogan/bandungan yang diikuti oleh semua santri dan penduduk sekitar.

-         Pengajian, baik berkala maupun mingguan untuk umum.

-         Pesantren Kilat/Pesantren liburan untuk menampung siswa dan mahasiswa yang sedang libur

-         Tahfidzul Qur’an untuk santri putra dan putri

-         Pengiriman mubaligh/mubalighah ke daerah daerah yang membutuhkan

-         Mujahadah sebuah ajang kegiatan do’a bersama yang diikuti oleh puluhan ribu muslimin dan muslimat secara rutin setiap malam jum’at kliwon.

-         Penyelenggaraan halaqoh atau seminar secara berkala.

-         Dan lain sebagainya.

Unit unit keterampilan dan kursus yang diajarkan kepada para santri sebagai bekal skill dihari depan mereka pasca belajar di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Al Hikmah 1 meliputi :

  • Pertukangan
  • Pengelasan
  • Modiste
  • Jurnalistik
  • Mengetik
  • Perikanan
  • Komputer
  • Bahasa Arab
  • Bahasa Inggris
  • Balai Latihan Kerja (BLK).
  • BursaKerja Khusus (BKK)
  • Dan lain sebagainya

V.    LEMBAGA

Lembaga-lembaga Pendidikan formal dan non formal yang merupakan kegiatan rutin berbentuk klasikal yang berada di lingkungan Al Hikmah 1 adalah:

  1. TK/Raudlotul Athfal
  2. SMP Islam Terpadu
  3. MTs   (Madrasah Tsanawiyah)
  4. MA     (Madrasah Aliyah)
  5. MMA/Madrasatul Banat ( 6 tahun –SLTP+SLTA)
  6. STM    (Sekolah Menengah Kejuruan 1)
  7. SMEA (Sekolah Menengah Kejuruan 2)
  8. Tahfidzul Qur’an (Santri khusus penghafal Qur’an)
  9. Ma’had Aly  (Setingkat Perguruan Tinggi  Jenjang D3)
  10. Akademi Kebidanan (AKBID)
VI.   FASILITAS

Berbagai fasilitas yang berada pada lingkungan Yayasan Al Hikmah 1 adalah sebagai berikut :

  1. Luas tanah yang digunakan aktivitas pendidikan langsung (diluar persawahan wakaf) adalah :
  2. Masjid Jami’ berlantai dua
  3. Masjid di komplek Ibnu Mas’ud
  4. Asrama santri
  5. Asrama Mahasiswa
  6. Asrama khusus Tahfidzul Qur’an
  7. Ruang belajar
  8. Musholla
  9. Aula (Auditorium)
  10. Perkantoran dan Pelayanan
  11.  Bengkel kerja
  12. Laboratorium IPA
  13. Laboratorium IPS
  14. Laboratorium Komputer
  15. Ruang Praktek Busana
  16. Ruang Praktek Elektronika
  17. Ruang Pembelajaran Multimedia
  18. Pertokoan/Koperasi
  19. Perpustakaan
  20. Website Pondok Pesantren
  21. Radio Suara Al Hikmah Satu (SASfm)

 

Adapun santri yang bertempat tinggal di Pondok Pesantren Al Hikmah 1 tahun 2012 kurang lebih 1470 santri dengan rincian :

-    1030 Santri putra

-      440 Santri putri

PENUTUP

Demikian sekilas sejarah dan perkembangan Pondok Pesantren Al Hikmah 1 Benda Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes Jawa Tengah, sejak berdirinya sampai sekarang. Semoga pengasuh para kyai, para asatidz, serta para santrinya selalu mendapat bimbingan dari Allah SWT. sehingga tercapai apa yang menjadi tujuan kita bersama demi izzul Islam wal Muslimin. Amien.
Ketua Yayasan Al Hikmah I

 

   KH. LABIB SHODIQ